Jumat, 04 Desember 2009

Mungkin masih banyak orang yang bingung waktu ditanya itu, tapi kalau gw pasti akan ngejawab : dua-duanya??why not??.

Kedengarannya emang mustahil tapi kenapa gak??secara teknis gw gak langsung di jadikan ke dua-duanya tetapi secara bertahap. Mula-mula gw akan menjadi pekerja terlebih dahulu untuk mengumpulkan modal dan mencari pengalaman dari teman-teman setelah semuanya cukup bar gw akan membuat suatu usaha.

Bukan karena gw maruk untuk memilih ke dua-duanya tapi karena jika gw bikin usaha tandanya gw akan membantu salah satu program pemerintah yaitu meminimalisir pengangguran di Indonesia.

Sejauh ini yang udah gw lakuin buat cita-cita ini yaitu belajar lebih baik dan banyak membuka-buka situs, karena ilmu itu gak hanya di dapat dari sekolahan aja. Dan tentunya berdoa, coz niat dan doa itu udah satu kesatuan yang gak bisa di lepas.

Sabtu, 14 November 2009

LASIK => OPERASI MATA

Banyak orang yang berbicara tentang LASIK ini dan LASIK itu, tapi KITA tidak tau apa LASIK itu? Jika kamu memakai lensa kontak atau kacamata, mungkin kamu akan tertarik dengan LASIK. LASIK adalah singkatan dari Laser Assisted In Situ Keratomileusis. Ini adalah jenis operasi mata untuk mengembalikan bentuk kornea dan meningkatkan ketajaman visual. Dengan operasi mata LASIK, banyak orang telah mencapai penglihatan yang lebih baik tanpa harus memakai kacamata atau lensa kontak.

Operasi mata LASIK menggunakan sinar laser untuk menghilangkan jaringan kornea tanpa mengganggu sel-sel di dekatnya. Sebelum itu, berengsel flap kornea dibuat dengan pisau atau laser microkeratome (IntraLase metode) dan setelah mendasari jaringan kornea telah dihapus, flap kornea akan kembali ke posisisnya. Flap akan menempel pada kornea yang mendasari sendiri dan menyembuhkan dengan cepat. Ini adalah prosedur menyakitkan karena ahli bedah LASIK akan menggunakan obat bius tetes mata untuk membius mata. kamu mungkin merasa sedikit tidak nyaman karena kelopak mata kamu ditahan dengan alat kecil untuk menjaga mata Anda terbuka lebar selama operasi mata LASIK.

Operasi mata LASIK paling popular dibandingkan operasi mata lain saat ini, karena kornea prosedur LASIK penyembuhan dengan lebih cepat dan tidak terlalu sakit daripada operasi mata lainnya, seperti PRK (Photo Refractive Keratectomy). Telah dilakukan pada lebih dari satu juta orang di dunia. Di Amerika Serikat, praktek operasi LASIK diatur oleh US Food and Drug Administration (FDA), termasuk persetujuan dari semua peralatan medis yang digunakan untuk prosedur, khususnya laser digunakan untuk LASIK. Namun, FDS tidak memiliki wewenang untuk menetapkan harga LASIK, merekomendasikan atau klinik dokter bedah LASIK atau laser pusat atau memberikan penilaian laser disetujui untuk prosedur LASIK.

Namun, tidak setiap masalah mata dapat diobati dengan operasi mata LASIK. Operasi mata LASIK adalah untuk orang dengan masalah penglihatan umum sebagai berikut:
- Rabun dekat (miopia)
Orang-orang yang rabun hanya dapat dengan jelas melihat sesuatu di dekat mereka dan hal-hal yang berada jauh mungkin tampak kabur bagi mereka.
- Rabun jauh (hyperopia)
Orang-orang yang berpandangan jauh tidak dapat melihat dekat dengan jelas tapi bisa melihat dengan jelas hal-hal yang berada jauh.
- Astigmatisma
Orang dengan Silindris sulit untuk melihat sesuatu dengan jelas pada setiap jarak karena penyimpangan dalam kornea atau lensa mata.

LASIK juga dapat menyembuhkan orang dengan kombinasi masalah di atas, seperti miopia dan Silindris atau hyperopia dan Silindris. LASIK tidak dapat memperbaiki atau mencegah presbiopia, yang merupakan jenis masalah penglihatan orang-orang di usia 40 atau lebih. Ini berarti bahwa jika kamu pernah operasi LASIK, kamu masih harus memakai kacamata yg bertitik api dua ketika Anda sudah memiliki presbiopia.

E-LEARNING ITU,,,

Sumber : mayhoneys

http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?view=article&catid=25%3Aindustri&id=227%3Ae-learning&option=com_content&Itemid=15

e-learning mengandung pengertian yang sangat luas, sehingga banyak pakar yang menguraikan tentang definisi e-Learning dari berbagai sudut pandang. Salah satu definisi yang cukup dapat diterima banyak pihak misalnya dari Darin E. Hartley [Hartley, 2001] yang menyatakan:

e-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.

LearnFrame.Com dalam Glossary of e-Learning Terms [Glossary, 2001] menyatakan suatu definisi yang lebih luas bahwa:

e-Learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun komputer standalone.

Matthew Comerchero dalam E-Learning Concepts and Techniques [Bloomsburg, 2006] mendefinisikan:

E-learning adalah sarana pendidikan yang mencakup motivasi diri sendiri, komunikasi, efisiensi, dan teknologi. Karena ada keterbatasan dalam interaksi sosial, siswa harus menjaga diri mereka tetap termotivasi. E-learning efisien karena mengeliminasi jarak dan arus pulang-pergi. Jarak dieliminasi karena isi dari e-learning didesain dengan media yang dapat diakses dari terminal komputer yang memiliki peralatan yang sesuai dan sarana teknologi lainnya yang dapat mengakses jaringan atau Internet.

Dari definisi-definisi yang muncul dapat kita simpulkan bahwa sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dapat disebut sebagai suatu e-Learning (Wahono, 2005, p. 1).

Fitur E-learning

E-learning memiliki fitur-fitur sebagai berikut (Clark & Mayer, 2008, p. 10):

1. Konten yang relevan dengan tujuan belajar

2. Menggunakan metode instruksional seperti contoh dan praktek untuk membantu belajar.

3. Menggunakan elemen media seperti kalimat dan gambar untuk mendistribusikan konten dan metode belajar.

4. Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur (synchronous) ataupun belajar secara individu (asynchronous)

5. Membangun wawasan dan teknik baru yang dihubungkan dengan tujuan belajar.

Elemen E-learning

Definisi e-learning memiliki beberapa elemen tentang apa, bagaimana, dan mengapa dari e-learning (Clark & Mayer, 2008, p. 10):

  1. Apa. E-learning memasukkan baik konten, yaitu informasi, dan metode instruksional, yaitu teknik, yang membantu orang mempelajari konten belajar.

  1. Bagaimana. E-learning didistribusikan melalui komputer dalam bentuk kalimat dan gambar. Pendistribusiannya dapat dalam bentuk asynchronous yang didesain untuk belajar secara individu dam dalam synchronous yang didesain dengan bimbingan dari instruktur secara langsung.

  1. Mengapa. E-learning ditujukan untuk membantu pelajar mencapai tujuan belajarnya atau melakukan pekerjaannya.

\

Aspek Penting dalam E-learning

  1. E-learning menciptakan solusi belajar formal dan informal. Salah satu kesalahan berpikir tentang e-learning adalah e-learning hanya menciptakan sistem belajar secara formal, seperti dalam bentuk kursus. Namun faktanya adalah saat ini 80% pembelajaran didapat secara informal. Banyak orang saat beraktivitas sehari-hari dan menghadapi suatu masalah membutuhkan solusi secepatnya. Dalam hal ini, e-learning haruslah memiliki karakteristik berikut: a. just in time –tersedia untuk pengguna ketika mereka membutuhkannya untuk menyelesaikan tugasnya. b. on-demand – tersedia setiap saat. c. bite-sized – tersedia dalam ukuran yang kecil agar dapat digunakan secara cepat.

  1. E-learning menyediakan akses ke berbagai macam sumber pembelajaran baik itu konten ataupun manusia. Kesalahan lainnya dalam berpikir tentang e-learning bahwa e-learning hanya membuat konten saja. Sebenarnya e-learning adalah sebuah aktivitas sosial. E-learning menyediakan pengalaman belajar yang kuat melalui komunitas online pengguna e-learning. Karena manusia adalah makhluk sosial, jadi ada banyak kesempatan untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berbagi ilmu antara sesama pengguna e-learning.

  1. E-learning mendukung sekelompok orang atau grup untuk belajar bersama. E-learning bukan aktivitas individu saja, tetapi juga mendukung sekelompok orang atau grup untuk belajar bersama, baik untuk berkomunikasi, berkolaborasi, berbagi ilmu, dan membentuk sebuah komunitas online yang dapat dilakukan secara langsung (synchronous) atau tidak langsung (asynchronous).

  1. E-learning membawa pembelajaran kepada pelajar bukan pelajar ke pembelajaran. Bentuk pembelajaran tradisional bahwa pelajar harus pergi keluar untuk mencari pembelajaran mereka sendiri. Sedangkan Model e-learning disebut juga Pull Model of Learning (Knight, 2005, p. 11).

Keuntungan Menggunakan E-learning

Keuntungan menggunakan e-Learning diantaranya sebagai berikut (Wahono, 2005, p. 2):

1. Fleksibel karena siswa dapat belajar kapan saja, di mana saja, dan dengan tipe pembelajaran yang berbeda-beda.

2. Menghemat waktu proses belajar mengajar

3. Mengurangi biaya perjalanan

4. Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku)

5. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas

Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan

Kelemahan Menggunakan E-learning

Kelemahan menggunakan e-learning diantaranya sebagai berikut (Rosenberg, 2006):

1. Karena e-learning menggunakan teknologi informasi, tidak semua orang terutama orang yang masih awam dapat menggunakannya dengan baik.

2. Membuat e-learning yang interaktif dan sesuai dengan keinginan pengguna membutuhkan programming yang sulit, sehingga pembuatannya cukup lama.

3. E-learning membutuhkan infrastruktur yang baik sehingga membutuhkan biaya awal yang cukup tinggi.

4. Tidak semua orang mau menggunakan e-learning sebagai media belajar.

Arsitektur E-learning

;;